Nureazizah13'smith











{Desember 30, 2010}   Pelanggaran etika kah???

Bumbu MC Donald Penyebab kanker

Suka bersantap ria di McDonald’s? Kalau ya, harap cermati informasi berikut ini. Beberapa bumbu makanannya ditemukan Agen Standardisasi Pangan (FSA) Inggris sebagai salah satu penyebab kanker.

Apakah McDonald’s di Indonesia juga demikian? Belum jelas juga, meskipun seperti yang kita ketahui, sebagai restoran waralaba, McDonald’s dikenal memiliki standar resep yang sama pada semua restorannya di seluruh dunia.

Daftar yang dikeluarkan FSA mengenai bumbu makanan McDonald’s yang ditemukan mengandung bahan berbahaya itu antara lain saus Western BBQ, saus Dijon Mustard Mayo, saus Caesar Dressing Regular Fat, dan saus Caesar Dressings Lo Fat.

Para pengawas makanan Inggris FSA menemukan pewarna Sudanred di sejumlah saus, dressing alias bumbu-bumbu isian atau kuah, dan mostar dari sejumlah restoran waralaba, termasuk McDonald’s. Demikian dilaporkan scotsman.com, Rabu (23/2/2005).

Menanggapi dikeluarkannya laporan FSA tersebut, McDonald’s Norwegia yang memiliki 65 cabang itu langsung menarik bumbu makanan tersebut. McDonald’s menjamin tidak ada satupun restorannya yang menjual bumbu-bumbu itu lagi.

“Kami sudah mengganti semua produk yang mengandung pewarna tersebut,” kata Margaret Brusletto selaku manajer komunikasi McDonald’s Norwegia di Dagbladet seperti diberitakan televisi milik pemerintah Norway, NRK1.

DAFTAR FSA

Lebih dari 400 makanan ditemukan FSA mengandung bahan berbahaya yang menyebabkan kanker. Bahan yang dimaksud adalah bahan celup Red Sudan 1 atau disebut Sudanred yang mengandung karsinogenik.

Red Sudan 1 biasanya digunakan untuk mewarnai bahan pelarut, oli, lilin, minyak tanah, sepatu, dan pengkilap lantai. Jadi bisa dibayangkan betapa horornya ketika bahan ini masuk ke dalam pencernaan manusia.

Kepala Eksekutif FSA Dr Jon Bell memperingatkan kalau daftar makanan yang mengandung bahan berbahaya itu bisa saja bertambah dalam beberapa hari mendatang. FSA pertama kali mengeluarkan daftar sebanyak 359 produk makanan. Hanya dal! am waktu sekitar seminggu, daftar itu bertambah 60 produk lagi.

“Ada kemungkinan kuat kita akan kembali memberikan pengumuman lanjutan. Informasi terus bertambah. Lebih dari 300 pengusaha pabrik dan pengecer terlibat dalam masalah ini. Jadi sudah pasti penyebaran produk ini sangat meluas,” tukasnya.

Namun pengumuman daftar produk makanan yang mengandung bahan berbahaya dari FSA itu juga menuai kritik. Sebab tidak disertai dengan kesigapan untuk menarik semua produk itu dari penjualan. Sehingga dikhawatirkan banyak konsumen yang belum mengetahui hal tersebut masih terus membeli produk berbahaya itu.

Selain McDonald’s, yang termasuk dalam daftar FSA seperti dilansir situs mirror.co.uk adalah beberapa produk makanan dari Aldi, Asda, Birds Eye, Booker, Brakes, Bramwell, Canterbury Foods, Colman’s, Crosse & Blackwell, CWS, GW Padley Ltd, Happy Sho! pper, Heinz, Iceland, Kwik Save, Makro, Marks and Spencer, McCormick, Morrisons, Netto, Northern Foods, Oak Farm Foods, Padley, Pot Noodle, Premier Foods, Pret a Manger, Princes, Sandwich Factory, Sainsbury’s, Somerfield, Spar, Schweppes/Coca Cola Enterprises, Tesco, Thresher, Tryton Foods, Unilever, Waitrose, Walkers Snack Foods, dan Weight Watcher.Daftar FSA

Lebih dari 400 makanan ditemukan FSA mengandung bahan berbahaya yang menyebabkan kanker. Bahan yang dimaksud adalah bahan celup Red Sudan 1 atau disebut Sudanred yang mengandung karsinogenik.

Red Sudan 1 biasanya digunakan untuk mewarnai bahan pelarut, oli, lilin, minyak tanah, sepatu, dan pengkilap lantai. Jadi bisa dibayangkan betapa horornya ketika bahan ini masuk ke dalam pencernaan manusia.

Kepala Eksekutif FSA Dr Jon Bell memperingatkan kalau daftar makanan yang mengandung bahan berbahaya itu bisa saja bertambah dalam beberapa hari mendatang. FSA pertama kali mengeluarkan daftar sebanyak 359 produk makanan. Hanya dal! am waktu sekitar seminggu, daftar itu bertambah 60 produk lagi.

“Ada kemungkinan kuat kita akan kembali memberikan pengumuman lanjutan. Informasi terus bertambah. Lebih dari 300 pengusaha pabrik dan pengecer terlibat dalam masalah ini. Jadi sudah pasti penyebaran produk ini sangat meluas,” tukasnya.

Namun pengumuman daftar produk makanan yang mengandung bahan berbahaya dari FSA itu juga menuai kritik. Sebab tidak disertai dengan kesigapan untuk menarik semua produk itu dari penjualan. Sehingga dikhawatirkan banyak konsumen yang belum mengetahui hal tersebut masih terus membeli produk berbahaya itu.

Dalam hal ini tentunya Mc donals dan makan berbahaya lainnya melanggar etika dengan melalaikan tanggung jawab socialnya terhadap konsumen, yaitu membahayakan konsumen karena  meraih keuntungan dari konsumen tanpa memberi kandungan berbahaya pada makanan. Dan hal itu todak disadari konsumen akan bahaya apabila mengkonsumsinya terus menerus.

Seharusnya Mc Donals, dan produsen makanan lainnya mengganti kandungan berbahaya pada produknya agar tidak merugikan kesehatan konsuman.

Pelanggaran lainnya ialah atas izin usaha yang diberikan pemerintah, seperti yang kita ketahui banyak sekali makanan yang disinyalir berbahaya tersebut menjamu dimasyarakat kita dan masyarakat sudah terbiasa mengkonsumsinya bahkan sebagai makanan yang dikonsumsi sehari-hari.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: